Minggu, 01 November 2015

BULETIN FORDA MAN GODEAN EDISI 012, "JUJUR YUKSS"

 
 "JUJUR YUKSS"
Bismillaahirrohmaanirrohiim
Assalaamu’alaikum Warohmatullah Wabarokaatuhu
Alhamdulillaah, washolaatu wassalaamu ‘ala Rasulillah. Amma ba’du
Bapak/Ibu guru yang saya hormati, serta Teman-teman yang mudah-mudahan dirahmati oleh Allah.
Dalam kesempatan kali ini, FORDA MAN GODEAN akan memberikan kajian singkat, yang berjudul “Jujur Yuukks”, yang mudah-mudahan dapat bermanfaat bagi kita semua. Aamiin

Teman-temanku yang dirahmati Allah.
Tak terasa Ujian sekolah sudah di depan  mata. Tidak sedikit dari siswa-siswi yang mulai memfokuskan dirinya untuk serius dalam belajar. Ditambah ada juga  yang mengkonsumsi suplemen-suplemen tambahan, agar bisa lebih fokus. Yah, itulah rutinitas yang terjadi apabila ujian hendak berlangsung. Disisi lain, ada pula yang lebih giat beribadah kepada Allah, bangung dimalam hari untuk melaksanakan sholat Tahajjud dengan harapan agar Allah memudahkan ujiannya. Tapi, mudah-mudahan saja tidak ada yang menyiapkan contekan-contekan kecil dalam rangka menyambut ujian, apalagi mendatangi peramal atau dukun untuk meminta tips-tips ujian. Laa hawlaa walaa quwwata illaa billah.

Teman-temanku yang dirahmati Allah.

Apapun cara yang kita lakukan untuk menghadapi ujian agar bisa mendapat nilai yang terbaik, itu boleh-boleh saja. Dengan catatan, hal itu bukanlah perbuatan yang dilarang dalam agama. Betul begitu teman-teman?  Ditambah dengan keharusan untuk konsisten agar tetap berlaku jujur ketika ujian. Dan juga harus berlaku individualis ketika ujian sedang berlangsung. Maksudnya, tidak boleh membagi-bagikan jawaban kita ke orang lain apapun alasannya. Kalau ada yang bilang, “Lho, kan dia sahabat aku, jadi boleh dong aku kasih dia jawaban” . nah, justru karena dia adalah sahabat kamu, maka kamu jangan membuat dia menjadi malas berfikir. Soalnya, nanti kalau kita terus-terusan kasih dia jawaban dengan Cuma-Cuma, yang ada dia malah jadi malas berfikir. Betul betul betul ???? kalaupun ada yang bilang kita pelit, jangan khawatir, justru kita sudah berbuat baik agar dia bisa berkembang dalam berfikir. Sehingga, kita bukanlah malah membuat teman kita menjadi malas, malas, hingga sampai ke tingkat ketergantungan terhadap kita. Wah, bahaya tuh.....
Teman-temankku yang dirahmati Allah. Baarokallaahu Fiy Kum
Karena pembahasan kita tentang kejujuran, maka saya perjelas lagi ya tentang kejujuran itu.

Rasulullah –Shalallaahu ‘Alaihi Wasallam- bersabda,
“Senantiasalah kalian jujur, karena sesungguhnya kejujuran itu membawa kepada kebajikan, dan kebajikan membawa kepada surga. Seseorang yang senantiasa jujur dan berusaha untuk selalu jujur, akhirnya ditulis di sisi Allah sebagai seorang yang selalu jujur. Dan jauhilah kedustaan karena kedustaan itu membawa kepada kemaksiatan, dan kemaksiatan membawa ke neraka. Seseorang yang senantiasa berdusta dan selalu berdusta, hingga akhirnya ditulis di sisi Allah sebagai seorang pendusta.”)H.R. Bukhory dan Muslim)

Teman-temankku yang dirahmati Allah. Baarokallaahu Fiy Kum

Seperti pada pembahasan awal dari edisi buletin FORDA MAN Godean, kami senantiasa mengingatkan kepada diri sendiri dan kepada teman-teman agar senantiasa brusaha berlaku jujur. Karena dengan
dengan jujur, seseorang itu akan bisa dipercayai dan mudah mendapat kepercayaan. Sehingga, tidak ada dusta diantara kita. Ehem ehem

Teman-temankku yang dirahmati Allah. Tolong didengarkan yaa

Yang pasti, apabila kita berlaku jujur, Allah akan menolong kita. Walaupun kita akan mendapatkan nilai jelek, itu tidak masalah. Karena bisa jadi orang yang mendapat nilai bagus dengan jalan mencontek atau dengan cara yang dilarang, lalu setelah lulus, ia bisa mendapatkan pekerjaan yang tinggi, lalu tiba-tiba Allah membuatnya dipecat oleh atasannya. Kenapa kok bisa seperti itu? Karena tidak ada barokah pada pekerjaan yang dia lakukan, karena dia mendapatkan dengan cara yang haram. Adapun bagi orang yang jujur, meskipun dia mendapat nilai yang kurang memuaskan, lalu dia mendapatkan pekerjaan, bisa jadi dia diangkat menjadi manager dalam waktu dekat. bisa seperti itu??? tentu bisa!! Karena Allah memberikan keberkahan pada pekerjaan yang dia lakukan. Jadi kesimpulannya, dampak yang kita alami atas kejujuran atau kebohongan yang pernah kita lakukan saat ini, itu bisa saja dibalas dalam waktu dekat. Tapi, tidak menutup kemungkinan kita akan dibalas pada tahun-tahun yang akan datang, dikala kita sedang diatas kebahagiaan. Lalu tiba-tiba Allah mencabut kebahagiaan itu, agar kita merasakan sebagian adzab dikarenakan dosa yang pernah kita lakukan. Wal ‘iyadzubillah

Teman-temankku yang dirahmati Allah. Baarokallaahu Fiy Kum
Jujur mungkin masih terasa sulit disebahagian kita. Yah mungkin disebabkan karena kurangnya iman, kurangnya kepercayaan, atau mungkin karena gengsi kalau mendapat nilai yang kurang bagus. Nah, lalu apa solusinya kalau sudah seperti itu?? Solusinya adalah, mari kita mulai memperbaiki diri dari sekarang. Mumpung masih ada kesempatan, sebelum malaikat maut datang menghadang. Karena saat ini, usia kita masih panjang –Insya Allah-, dan msih banyak kesempatan Untuk membuat perubahan. So pasti, kita semua mau kan berubah kearah yang lebih baik??? Mau atau tidak??? Sebagai pemuda muslim yang cerdas dan tangkas, tentunya kita mau doong berubah menjadi lebih baik. Maka dari itu, ayo kita bersungguh-sungguh untuk berlaku jujur kapanpun dan dimanapun kita berada. Ingatlah, seorang yang rendah derajatnya bisa terangkat dikarenakan kejujuran yang ada padanya. Ditambah pula dengan memperbaiki adab dan etika terhadap sesama, terutama kepada orang tua dan guru. Dengan demikian, kita semua akan mendapatkan kebaikan yang banyak. Aamiin aamiin aamiin.

Demikian yang dapat saya sampaikan, kurang lebihnya saya mohon maaf. Wallaahul muwaafiq ilaa aqwaamiththariiq..

Wassalaamu’alaikum Warohmatullaah Wabarokaatuhu
Salam FORDA!!! (Rizqi Ashidqi –XII Agama-)



0 komentar:

Posting Komentar