بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم
Assalamu’alaikum Warohmatullaahi Wabarokaatuhu..
Alhamdulillah, tsumma sholaatu wassalaamu ‘ala Rosulillah.
Hai teman-teman yang semoga selalu dalam lindungan Allah SWT, bagaimana kabarnya? Mudah-mudahan dalam keadaan sehat wal’afiat semuanya ya.. Aamiin.
Saudaraku Alhamdulillah :) pagi yang indah, dingin menyejukkan qolbu, cerah menyinari wajah yang penuh kebahagiaan, semangat yang senantiasa terpelihara, meski raga begitu lelah menerjang gelombang kehidupan , Ya Allah.. ketika kaki-kaki ini mulai letih melangkah, kuatkanlah kami, beri kami deru semangat yang menyegarkan untuk menapaki jalan panjang ini,,ringankanlah langkah kami untuk senantiasa mendekat dan tunduk kepadaMu..
Dalam kesempatan yang berbahagia ini, FORDA MAN Godean akan memberikan sajian bacaan singkat berjudul “La Tahzan,Ada Allah Kok” yang semoga dapat memberikan manfaat bagi kita semuanya.. Aamiin selamat membaca ya teman-teman.
Teman-teman, dalam kehidupan yang sekarang kita jalani ini pasti kita tidak pernah lepas dari yang namanya “kesedihan”. Ya, kesedian memanglah hal yang akan selalu ada dalam hidup kita. Selama kita masih bisa merasakan kebahagiaan disitulah pasti juga akan ada kesedihan, karena kesedihan takkan pernah ada bila kebahagiaan itu tidak ada. Jadi, Kesedihan dan Kebahagiaan akan selalu menjadi dua hal yang menemani dalam hidup kita, dimana ada kebahagiaan pasti juga tersimpan kesedihan didalamnya begitu pula sebaliknya.
Teman-teman yang semoga selalu dirahmati Allah, entah disadari atau tidak terkadang kita selalu merasa bahwa saat kita ditimpa sebuah masalah, yang mungkin masalah tersebut menyebabkan diri kita kecewa, sedih, marah atau bahkan jengkel kita selalu menganggap bahwa itu semua serasa berat sekali kita hadapi entah berkaitan dengan masalah keluarga, masalah disekolah, pertemanan atau bahkan mungkin tentang hal yang namanya Cinta. Terkadang tanpa sadar mungkin diantara kita pernah ada yang melontarkan kata seperti ini “Ya Allah, kenapa harus aku yang mengalaminya, kenapa bukan orang lain, kenapa? Allah tidak adil dengan ku” Astaghfirullah, ya itulah kata-kata yang terkadang tanpa sadar menghiasi bibir kita saat kita sedang ditimpa sebuah masalah. Padahal dibalik itu semua Allah pasti memiliki rencana yang indah untuk kita yang senantiasa bersabar dan percaya bahwa dibalik kesulitan pasti ada kemudahan.
Teman-teman, jangan pernah melupakan pemberian dari Allah baik itu anugerah maupun cobaan karena akan selalu ada makna di setiap peristiwa. Sesuai dengan Firman Allah dalam Al Qur’an surat Al-Insyirah ayat 5-6 yang artinya: “Maka sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan.”
Teman-teman, terkadang tak jarang kesedihan yang ditimbulkan oleh berbagai masalah yang sedang kita hadapi membuat diri kita menjadi menyerah dan bahkan putus asa. Padahal Allah juga telah berfirman dalam Al Qur’an surat Al-Baqarah ayat 286 yang artinya:
“Allah tidak membebani seseorang itu melainkan sesuai dengan kesanggupannya”
Nah, coba teman-teman renungkan apabila kita hendak ingin mencapai sebuah tujuan pasti akan ada rintangan yang siap menghadang kita, dimana itulah yang harus kita hadapi. Butuh prinsip dan komitmen dalam diri sendiri untuk membentengi diri kita pribadi agar tidak lengah saat ditengah perjalan yang sedang hendak kita capai tersebut.
Berbagai hambatan akan datang saat kita sedang merasa terjatuh dan mungkin mengalami kesedihan, namun kita harus bisa bangkit dari kesedihan tersebut dan berusaha memperbaiki keadaan agar jauh lebih baik lagi dan menghapus kesedihan yang kita alami karena larut dalam sebuah kesedihan tidak akan membuat kita bangkit namun justru sebaliknya.
Teman-teman, tahukah kalian bahwa disadari atau tidak pasti akan ada waktu saat hati kita menjadi sedih dan gelisah. Saat hal tersebut datang jangan biarkan hati kita larut didalamnya dan mencuri hidup kita tetapi bangkitlah, sibuklah dan bergaulah dengan orang yang bermanfaat dan perbanyaklah berzikir kepada Alla Ta’ala.
Teman-teman, salah satu contoh yang terkadang membuat kita sedih adalah ketika kita merasa dibenci atau tidak disukai oleh orang lain, tetapi bukan berarti karena hal itu kemudian membuat kita menjadi merasa sedih dan seolah-olah menjadi salah satu hambatan yang merisaukan bagi kita, padahal teman-teman semua pasti tahu kan bahwa Tidak mungkin semua orang akan menyukai kita, walau kita telah berbuat baik semaksimal yang kita bisa sekalipun. Tidak perlu merasa aneh, sedih bahkan kecewa, tetapi terus saja berbuat yang paling baik terhadap mereka sebab itulah yang akan kembali kepada kita. Dan yang paling utama berusaha tersenyumlah dikala sedih dan tetap memafkan dikala kita sedang merasa dikecewakan.
Saudaraku, kita sebagai hamba Allah pasti ada saatnya diberikan rasa bahagia dan rasa sedih. Memang ada saatnya kita merenungkan kesedihan yang sedang kita alami, namun harus diingat bahwa jangan sampai kita berlarut-larut dalam kesedihan tersebut. Bangkit dan bangkit adalah solusi yang harus kita lakukan agar kita tidak terus-menerus tenggelam dalam sebuah kesedihan. Memanglah bangkit dari sebuah keterpurukan bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan, namun dengan niat dan tindakan untuk tujuan yang benar serta sikap yang optimis InsyaAllah akan membuat kita menjadi pribadi yang jauh lebih dewasa dan bijak dalam menyikapi setiap masalah yang menimpa dan menjalani kehidupan yang kita jalani saat ini.
Akan ada pelangi disetiap hujan, senyuman untuk setiap tangisan, Rahmat untuk setiap cobaan dan kekuatan untuk setiap dugaan. Jadi tetap semangat kawan, jangan pernah berhenti berharap karena Allah lebih tahu saat yang tepat untuk mengabulkan permintaan kita dan jangan bersedih lagi karena Allah senantiasa selalu ada untuk kita. La Tahzan, Ada Allah Kok ^_^ .. Sekian…
Mudah-mudahan, sajian singkat ini dapat bermanfaat dan menjadi sedikit motivasi bagi kita semua, terutama bagi Penulis sendiri dan pembaca yang setia. Aamiin..
Wassalaamu’alaikum Warohmatullah Wabarokaatuhu.
Salam FORDA!! (Amanah Ismi)
0 komentar:
Posting Komentar