Tampilkan postingan dengan label Ingat Mati. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ingat Mati. Tampilkan semua postingan

Minggu, 01 November 2015

BULETIN FORDA MAN GODEAN EDISI 013, "HORMATI ORANG TUA YUKSS"

 
 "HORMATI ORANG TUA YUKSS"
Bismillaahirrohmaanirrohiim

Assalamu’alaikum Warahmatullah Wabarokaatuhu

Alhamdulillah, washolaatu wassalamu’ala Rasulillah. Amma ba’du.
Bapak/Ibu guru yang saya hormati, serta teman-teman yang mudah-mudahan di ridhoi Allah Subhanahu Wata’ala.

Dalam kesempatan kali ini, FORDA MAN Godean akan memberikan kajian singkat yang berjudul “Hormati Orang Tua Yuks” yang mudah-mudahan dapat bermanfaat bagi kita semuanya. Aamiin..

Teman-teman ku yang dirahmati Allah.
Orang tua adalah sosok pahlawan tanpa tanda jasa yang telah merawat dan mendidik kita dari kecil hingga kita dewasa, terutama Ibu. Ibu adalah sosok wanita yang tegar dan sabar dalam hal apapun. Dari mengandung, melahirkan, menimang dan mendidik kita. Nah teman-temanku, masih ingat nggak dulu kita waktu kecil siapa yang nyuapin kita? Siapa yang memperhatikan kita saat sakit? Pasti jawabannya orang tua kita terutama Ibu. Subhanallah sungguh mulia ya Ibu kita?

Teman-teman yang dirahmati Allah.
Pernah nggak sih kalian itu berkata “ah” atau sebagainya untuk membantah perintah orang tua kita?. Misalnya “Dek, beliin ibu gula diwarung ya” dan kita menjawab “ah” nanti aja ya buk kewarungnya, adek lagi nonton TV nanggung e filmnya lagi bagus”.adek lagi nonton TV nanggung e filmnya lagi bagus”. Kemudian si Ibu dengan sabar berkata “yasudah dek, biar ibu sendiri saja yang kewarung”. Nah teman-temanku, padahal kita dilarang membantah orangtua dengan perkataan “ah”. Seperti yang sudah dijelaskan dalam Al-Qur’an QS. Al-Isra ayat 23 yang artinya: “ Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada Ibu Bapak. Jika salah seorang diantara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah”dan janganlah engkau membentak keduanya dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik”.

Teman-temanku yang dirahmati Allah.
Kita sebagai anak yang sholeh dan sholehah (Aamiin), kita seharusnya berbakti dan patuh kepada kedua orang tua kita. Bagaimana sih cara kita berbakti kepada orang tua kita? Ada yang tahu tidak? Kalau sampai nggak tau sih sungguh terlalu, hehehe…. Begini nih caranya: tahu tidak? Kalau sampai nggak tau sih sungguh terlalu, hehehe…. Begini nih caranya:

1.      Hendaklah kita selalu tunduk dan patuh kepada kedua orangtua dalam segala hal yang baik-baik, tetapi kita boleh melakukan penolakan kepada orang tua kita, jika kita diperintahkan untuk keluar dari agama Islam, berbuat syirik, akan tetapi penolakannya harus secara halus agar kita tidak menyakiti keduanya. (Q.S. Luqman: 14-15)

2.      Jangan berkata kasar, berkata “ah” pun sudah dilarang apalagi sampai lebih dari itu seperti membentak, memaki atau bahkan sampai memukulnya. Aduh jangan sampai ya teman-teman..

3.      Pada saat kedua orangtua atau salah satunya mencapai usia lanjut kita harus berbuat baik kepadanya, sebagaimana orangtua merawat kita pada saat kita masih kecil (Q.S. Al-Isra ayat 240), tetapi jangan sampai kita hanya berbuat baik saja kepada kedua orangtua kita ketika usianya sudah lanjut, itu namanya anak yang tidak tahu balas budi…

4.      Selalu berusaha bersikap dan bertutur kata yang menyenangkan hati kedua orangtua dan menghindari hal-hal yang menyusahkan hati kedua orangtua.. seperti sabda Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam yang artinya : “keridhaan Allah dalam keridhaan kedua orangtua dan kemurkaan Allah dalam kemurkaan kedua orangtua”. Nah teman-temanku, jadi jangan pernah menyakiti hati kedua orangtua apalagi sampai orangtua kita murka, maka dipastikan Allah pun akan murka kepada kita.
kepada kedua orangtua kita ketika usianya sudah lanjut, itu namanya anak yang tidak tahu balas budi…

4.      Selalu berusaha bersikap dan bertutur kata yang menyenangkan hati kedua orangtua dan menghindari hal-hal yang menyusahkan hati kedua orangtua.. seperti sabda Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam yang artinya : “keridhaan Allah dalam keridhaan kedua orangtua dan kemurkaan Allah dalam kemurkaan kedua orangtua”. Nah teman-temanku, jadi jangan pernah menyakiti hati kedua orangtua apalagi sampai orangtua kita murka, maka dipastikan Allah pun akan murka kepada kita.

5.      Kita dilarang durhaka kepada kedua orangtua kita. Karena apa? Ada yang tau tidak? Aku kasih tahu ya… kita dilarang durhaka kepada kedua orangtua kita itu karena itu merupakan Dosa Besar. Hayyo emang kalian mau mendapat dosa besar? Tentu tidak kan.. maka dari itu jangan durhaka kepada kedua orangtua kita ya….
jangan durhaka kepada kedua orangtua kita ya….

6.      Senantiasa memanjatka doa selalu untuk kedua orangtua kita, baik yang masih hidup maupun yang sudah wafat. Pasti teman-teman tentu sudah tahukan doa untuk kedua orangtua kita, yang bilang nggak tahu berarti belum pernah mendoakan kedua orangtuanya. Anak macam apa kalian ini, masak nggak pernah mendoakan orangtuanya, is..is..is… tak patut dicontoh. Maka dari itu kita harus berbakti kepada kedua orangtua kita ya…

Dan harap diingat ya, jikalau Allah berfirman
"dan Tuhanmu telah perintahkan, supaya Engkau tidak menyembah melainkan kepadanya semata-mata, dan hendaklah Engkau berbuat baik kepada ibu bapa. jika salah seorang dari keduanya, atau kedua-duanya sekali, sampai kepada umur tua Dalam jagaan dan peliharaanMu, maka janganlah Engkau berkata kepada mereka (sebarang perkataan kasar) sekalipun perkataan "Ha", dan janganlah Engkau menengking menyergah mereka, tetapi Katakanlah kepada mereka perkataan Yang mulia (yang bersopan santun). (Q.S. Al-Isra : 23)

Teman-teman ku yang dirahmati Allah.
Demikian yang dapat saya sampaikan, bila ada kekurangan saya mohon maaf, karena kesempurnaan hanya milik Allah subhanahu wata’ala. Wabillahi taufiq wal hidayah…
Wassalaamu’alaikum  Warahmatullah Wabarokaatuhu…

Salam FORDA ( Iqlima N.- X MIA 1)

BULETIN FORDA MAN GODEAN EDISI 012, "JUJUR YUKSS"

 
 "JUJUR YUKSS"
Bismillaahirrohmaanirrohiim
Assalaamu’alaikum Warohmatullah Wabarokaatuhu
Alhamdulillaah, washolaatu wassalaamu ‘ala Rasulillah. Amma ba’du
Bapak/Ibu guru yang saya hormati, serta Teman-teman yang mudah-mudahan dirahmati oleh Allah.
Dalam kesempatan kali ini, FORDA MAN GODEAN akan memberikan kajian singkat, yang berjudul “Jujur Yuukks”, yang mudah-mudahan dapat bermanfaat bagi kita semua. Aamiin

Teman-temanku yang dirahmati Allah.
Tak terasa Ujian sekolah sudah di depan  mata. Tidak sedikit dari siswa-siswi yang mulai memfokuskan dirinya untuk serius dalam belajar. Ditambah ada juga  yang mengkonsumsi suplemen-suplemen tambahan, agar bisa lebih fokus. Yah, itulah rutinitas yang terjadi apabila ujian hendak berlangsung. Disisi lain, ada pula yang lebih giat beribadah kepada Allah, bangung dimalam hari untuk melaksanakan sholat Tahajjud dengan harapan agar Allah memudahkan ujiannya. Tapi, mudah-mudahan saja tidak ada yang menyiapkan contekan-contekan kecil dalam rangka menyambut ujian, apalagi mendatangi peramal atau dukun untuk meminta tips-tips ujian. Laa hawlaa walaa quwwata illaa billah.

Teman-temanku yang dirahmati Allah.

Apapun cara yang kita lakukan untuk menghadapi ujian agar bisa mendapat nilai yang terbaik, itu boleh-boleh saja. Dengan catatan, hal itu bukanlah perbuatan yang dilarang dalam agama. Betul begitu teman-teman?  Ditambah dengan keharusan untuk konsisten agar tetap berlaku jujur ketika ujian. Dan juga harus berlaku individualis ketika ujian sedang berlangsung. Maksudnya, tidak boleh membagi-bagikan jawaban kita ke orang lain apapun alasannya. Kalau ada yang bilang, “Lho, kan dia sahabat aku, jadi boleh dong aku kasih dia jawaban” . nah, justru karena dia adalah sahabat kamu, maka kamu jangan membuat dia menjadi malas berfikir. Soalnya, nanti kalau kita terus-terusan kasih dia jawaban dengan Cuma-Cuma, yang ada dia malah jadi malas berfikir. Betul betul betul ???? kalaupun ada yang bilang kita pelit, jangan khawatir, justru kita sudah berbuat baik agar dia bisa berkembang dalam berfikir. Sehingga, kita bukanlah malah membuat teman kita menjadi malas, malas, hingga sampai ke tingkat ketergantungan terhadap kita. Wah, bahaya tuh.....
Teman-temankku yang dirahmati Allah. Baarokallaahu Fiy Kum
Karena pembahasan kita tentang kejujuran, maka saya perjelas lagi ya tentang kejujuran itu.

Rasulullah –Shalallaahu ‘Alaihi Wasallam- bersabda,
“Senantiasalah kalian jujur, karena sesungguhnya kejujuran itu membawa kepada kebajikan, dan kebajikan membawa kepada surga. Seseorang yang senantiasa jujur dan berusaha untuk selalu jujur, akhirnya ditulis di sisi Allah sebagai seorang yang selalu jujur. Dan jauhilah kedustaan karena kedustaan itu membawa kepada kemaksiatan, dan kemaksiatan membawa ke neraka. Seseorang yang senantiasa berdusta dan selalu berdusta, hingga akhirnya ditulis di sisi Allah sebagai seorang pendusta.”)H.R. Bukhory dan Muslim)

Teman-temankku yang dirahmati Allah. Baarokallaahu Fiy Kum

Seperti pada pembahasan awal dari edisi buletin FORDA MAN Godean, kami senantiasa mengingatkan kepada diri sendiri dan kepada teman-teman agar senantiasa brusaha berlaku jujur. Karena dengan
dengan jujur, seseorang itu akan bisa dipercayai dan mudah mendapat kepercayaan. Sehingga, tidak ada dusta diantara kita. Ehem ehem

Teman-temankku yang dirahmati Allah. Tolong didengarkan yaa

Yang pasti, apabila kita berlaku jujur, Allah akan menolong kita. Walaupun kita akan mendapatkan nilai jelek, itu tidak masalah. Karena bisa jadi orang yang mendapat nilai bagus dengan jalan mencontek atau dengan cara yang dilarang, lalu setelah lulus, ia bisa mendapatkan pekerjaan yang tinggi, lalu tiba-tiba Allah membuatnya dipecat oleh atasannya. Kenapa kok bisa seperti itu? Karena tidak ada barokah pada pekerjaan yang dia lakukan, karena dia mendapatkan dengan cara yang haram. Adapun bagi orang yang jujur, meskipun dia mendapat nilai yang kurang memuaskan, lalu dia mendapatkan pekerjaan, bisa jadi dia diangkat menjadi manager dalam waktu dekat. bisa seperti itu??? tentu bisa!! Karena Allah memberikan keberkahan pada pekerjaan yang dia lakukan. Jadi kesimpulannya, dampak yang kita alami atas kejujuran atau kebohongan yang pernah kita lakukan saat ini, itu bisa saja dibalas dalam waktu dekat. Tapi, tidak menutup kemungkinan kita akan dibalas pada tahun-tahun yang akan datang, dikala kita sedang diatas kebahagiaan. Lalu tiba-tiba Allah mencabut kebahagiaan itu, agar kita merasakan sebagian adzab dikarenakan dosa yang pernah kita lakukan. Wal ‘iyadzubillah

Teman-temankku yang dirahmati Allah. Baarokallaahu Fiy Kum
Jujur mungkin masih terasa sulit disebahagian kita. Yah mungkin disebabkan karena kurangnya iman, kurangnya kepercayaan, atau mungkin karena gengsi kalau mendapat nilai yang kurang bagus. Nah, lalu apa solusinya kalau sudah seperti itu?? Solusinya adalah, mari kita mulai memperbaiki diri dari sekarang. Mumpung masih ada kesempatan, sebelum malaikat maut datang menghadang. Karena saat ini, usia kita masih panjang –Insya Allah-, dan msih banyak kesempatan Untuk membuat perubahan. So pasti, kita semua mau kan berubah kearah yang lebih baik??? Mau atau tidak??? Sebagai pemuda muslim yang cerdas dan tangkas, tentunya kita mau doong berubah menjadi lebih baik. Maka dari itu, ayo kita bersungguh-sungguh untuk berlaku jujur kapanpun dan dimanapun kita berada. Ingatlah, seorang yang rendah derajatnya bisa terangkat dikarenakan kejujuran yang ada padanya. Ditambah pula dengan memperbaiki adab dan etika terhadap sesama, terutama kepada orang tua dan guru. Dengan demikian, kita semua akan mendapatkan kebaikan yang banyak. Aamiin aamiin aamiin.

Demikian yang dapat saya sampaikan, kurang lebihnya saya mohon maaf. Wallaahul muwaafiq ilaa aqwaamiththariiq..

Wassalaamu’alaikum Warohmatullaah Wabarokaatuhu
Salam FORDA!!! (Rizqi Ashidqi –XII Agama-)



BULETIN FORDA MAN GODEAN EDISI 011, "JANGAN KAU TINGGALKAN KEKASIHMU"

 
 "JANGAN KAU TINGGALKAN KEKASIHMU"
Bismillaahirrohmaanirrohiim
Assalaamu’alaikum Warohmatullah Wabarokaatuhu
Alhamdulillaah, washolaatu wassalaamu ‘ala Rasulillah. Amma ba’du
Bapak/Ibu guru yang saya hormati, Teman-temanku yang tampan rupawan layaknya pangeran, serta yang cantik berseri layaknya bunga melati, yang mudah-mudahan dirahmati oleh Allah Yang Maha Tinggi.
Dalam kesempatan kali ini, FORDA MAN GODEAN akan memberikan kajian singkat, yang berjudul “Duhai Saudaraku, Jangan Kau Tinggalkan Kekasihmu”, yang mudah-mudahan dapat bermanfaat bagi kita semua. Aamiin

Teman-temanku yang dirahmati Allah.
Sungguh tak mungkin jikalau seseorang tega meninggalkan kekasihnya. Apalagi kekasihnya adalah ia yang bisa menyelamatkannyadisaat dalam kesusahan, kerisauan, kegelisahan, dan kehampaan.  Ditambah dengan perawakannya yang indah dipandang mata, serta sejuk mata memandang. Kulitnya putih bagai cahaya, bahasa santun namun bukan pantun, senyumnya bagai penghapus tinta yang suram. Siapakah ia wahai saudaraku? Dialah “Amal Sholihmu”. Ialah yang kelak kau jumpai di hari kuburmu, yang menemani hari-hari penantianmu, ialah kekasihmu. Sehingga kau berharap agar kiamat segera tiba dalam dunia ini.

Mari kita simak khabar Rasulullah Shalallaahu ‘Alaihi Wasallam berikut dalam haditsnya yang panjang, ketika beliau Shalallaahu ‘Alaihi Wasallam sedang menjelaskan kepada para Shahabatnya tentang kehidupan seorang hamba di alam kubur. Beliau bersabda, “... dan ruh itupun dikembalikan ke jasadnya. Kemudian 2 Malaikat yang mendudukannya dan bertanya kepadanya, ‘Siapa Tuhanmu?’, diapun menjawab, ‘Tuhanku Allah’, keduanya bertanya lagi, ‘apa Agamamu?’, dia menjawab, ‘Agamaku Islam’, keudanya bertanya lagi, ‘Siapakah laki-laki yang diutus ditengah-tengah kalian?’, dia menjawab, ‘dia adalah Utusan Allah’, keduanya bertanya lagi, ‘apa ilmumu?’, dia menjawab ‘Aku membaca Al-Qur’an, Kitab Allah, aku mengimaninya dan membenarkannya’. Lalu terdengarlah suara yang berasal dari langit, ‘karena kebenaran hamba-Ku, maka hamparkanlah (suatu hamparan) dari Surga, pakaikanlah pakaian dari surga, dan bukakanlah baginya pintu menuju surga’. Lalu terciumlah aroma harum  serta dilapangkan kuburnya sejauh mata memandang. Lalu datanglah seorang laki-laki berwajah tampan, berbaju indah dengan baunya yang wangi, (lalu) berkata, ‘bahagialah engkau dengan hari yang telah dijanjikan’. Maka hamba tadi berkata, ‘siapakah engkau? Wajahmu penuh dengan kebaikan’. Ia menjawab, ‘Aku adalah Amal Sholihmu’. Kemudian hamba itu berdo’a, ‘ Ya Allah, segerakanlah datangnya hari kiamat, sehingga aku
Bisa kembali kepada keluarga dan hartaku’. (H.R. Ahmad)

Adapun bagi orang-orang kafir, ia jga akan ditanyai denganpertanyaan yang sama. Namun, ia hanya bisa menjawab, “a.. a... aku tidak tau” sehingga Allah memerintahkan untuk diberikan hamparan dari neraka kepadanya, sehingga keluarlah angin yang panas, lalu disempitkan kuburannya, sehingga hacurlah tulang-tulangnya. Lalu datanglah laki-laki yang berwajah buruk dengan pakaian yang mengeluarkan aroma busuk dan berkata, “Bergembiralah kamu dengan hari yang buruk yang telah dijanjikan ini”. Lalu hamba tadi bertanya, “siapakah kamu ? wajah yang penuh dengan kejahatan”, orang tadi menjawab, “aku adalah amal burukmu”. Orang tadipun berdo’a, “Ya Allah, janganlah Engkau datangkan hari Kiamat” (H.R. Ahmad)

Teman-teman yang dirahmati Allah. Baarokallaahu fiykum
Dari hadits tadi kita semua tau, bahwasannya nanti di alam kubur, kita akan ditemani oleh seseorang. Yaitu, seseorang yang merupakan wujud dari amalan-amalan yang kita lakukan di dunia ini. Apabila kita hendak ditemani oleh amalan sholih, maka hendaknya kita bersemangat dalam berbuat kebaikan dan meminimalisir keburukan. Kita juga tau, bahwasannya banyak sekali cara atau jalan agar kita mendapatkan pahala. Namun, terkadang kita malah menjauh darinya serta malah lebih memilih dunia yang hampa ini.

Teman-temankku yang dirahmati Allah. Baarokallaahu Fiy Kum

Demikian juga apabila kita di perintahkan untuk berbuat sesuatu oleh Allah dan RasulNya, lalu dijanjikan dengan balasan yang sangat berharga dibanding dunia ini,  kemudian kita mengabaikannya dan seakan menganggap remeh hal itu. Tapi, jikalau kita diperintahkan oleh sesama manusia, lalu dijanjikan dengan uang 100 ribu misalnya, kemudian kita begitu semangat dalam mengerjakannya, dengan harapan mendapatkan uang itu. Betul begitu teman-teman? Laa hawlaa walaa quwwata illa billah.

Teman-temankku yang dirahmati Allah. Baarokallaahu Fiy Kum

Padahal kita seharusnya lebih mengutamakan balasan Allah dan RasulNya daripada balasan yang diberikan oleh manusia. Dan terkadang kita juga terlalaikan oleh balasan yang tampak daripada yang belum tampak. Sehingga kita cenderung lebih bersemangat untuk mengejar dunia daripada akhirat.

Teman-temankku yang dirahmati Allah. Baarokallaahu Fiy Kum

Maka dari itu, marilah kita semua mulai menyadarkan diri, bahwasannya kita ini adalah lemah tak berdaya, yang sering dibuat lalai oleh kesenangan dunia, sehingga lupa dengan urusan akhirat. Kita juga jarang sekali melihat kondisi hati, dengan kadar iman yang berubah tiada henti, karena maksiat yang melalaikan diri.
Maka dari itu, marilah kita berusaha untuk memperbanyak amal shalih semampu kita, sehingga kelak kita ditemani oleh sesosok yang indah dan harum, yang datang untuk memberikan kabar gembira dengan surga yang telah dijanjikan. Maka dari itu wahai saudaraku, jangan kau tinggalkan kekasihmu, yang berasal dari amal-amal sholih yang pernah kau lakukan

Demikian yang dapat saya sampaikan, kurang lebihnya saya mohon maaf.
Wassalaamu’alaikum Warohmatullaah Wabarokaatuhu
Salam FORDA!!! (Ashidqi –XII Agama-)