Tampilkan postingan dengan label Kebesaran Allah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kebesaran Allah. Tampilkan semua postingan

Minggu, 01 November 2015

BULETIN FORDA MAN GODEAN EDISI 011, "JANGAN KAU TINGGALKAN KEKASIHMU"

 
 "JANGAN KAU TINGGALKAN KEKASIHMU"
Bismillaahirrohmaanirrohiim
Assalaamu’alaikum Warohmatullah Wabarokaatuhu
Alhamdulillaah, washolaatu wassalaamu ‘ala Rasulillah. Amma ba’du
Bapak/Ibu guru yang saya hormati, Teman-temanku yang tampan rupawan layaknya pangeran, serta yang cantik berseri layaknya bunga melati, yang mudah-mudahan dirahmati oleh Allah Yang Maha Tinggi.
Dalam kesempatan kali ini, FORDA MAN GODEAN akan memberikan kajian singkat, yang berjudul “Duhai Saudaraku, Jangan Kau Tinggalkan Kekasihmu”, yang mudah-mudahan dapat bermanfaat bagi kita semua. Aamiin

Teman-temanku yang dirahmati Allah.
Sungguh tak mungkin jikalau seseorang tega meninggalkan kekasihnya. Apalagi kekasihnya adalah ia yang bisa menyelamatkannyadisaat dalam kesusahan, kerisauan, kegelisahan, dan kehampaan.  Ditambah dengan perawakannya yang indah dipandang mata, serta sejuk mata memandang. Kulitnya putih bagai cahaya, bahasa santun namun bukan pantun, senyumnya bagai penghapus tinta yang suram. Siapakah ia wahai saudaraku? Dialah “Amal Sholihmu”. Ialah yang kelak kau jumpai di hari kuburmu, yang menemani hari-hari penantianmu, ialah kekasihmu. Sehingga kau berharap agar kiamat segera tiba dalam dunia ini.

Mari kita simak khabar Rasulullah Shalallaahu ‘Alaihi Wasallam berikut dalam haditsnya yang panjang, ketika beliau Shalallaahu ‘Alaihi Wasallam sedang menjelaskan kepada para Shahabatnya tentang kehidupan seorang hamba di alam kubur. Beliau bersabda, “... dan ruh itupun dikembalikan ke jasadnya. Kemudian 2 Malaikat yang mendudukannya dan bertanya kepadanya, ‘Siapa Tuhanmu?’, diapun menjawab, ‘Tuhanku Allah’, keduanya bertanya lagi, ‘apa Agamamu?’, dia menjawab, ‘Agamaku Islam’, keudanya bertanya lagi, ‘Siapakah laki-laki yang diutus ditengah-tengah kalian?’, dia menjawab, ‘dia adalah Utusan Allah’, keduanya bertanya lagi, ‘apa ilmumu?’, dia menjawab ‘Aku membaca Al-Qur’an, Kitab Allah, aku mengimaninya dan membenarkannya’. Lalu terdengarlah suara yang berasal dari langit, ‘karena kebenaran hamba-Ku, maka hamparkanlah (suatu hamparan) dari Surga, pakaikanlah pakaian dari surga, dan bukakanlah baginya pintu menuju surga’. Lalu terciumlah aroma harum  serta dilapangkan kuburnya sejauh mata memandang. Lalu datanglah seorang laki-laki berwajah tampan, berbaju indah dengan baunya yang wangi, (lalu) berkata, ‘bahagialah engkau dengan hari yang telah dijanjikan’. Maka hamba tadi berkata, ‘siapakah engkau? Wajahmu penuh dengan kebaikan’. Ia menjawab, ‘Aku adalah Amal Sholihmu’. Kemudian hamba itu berdo’a, ‘ Ya Allah, segerakanlah datangnya hari kiamat, sehingga aku
Bisa kembali kepada keluarga dan hartaku’. (H.R. Ahmad)

Adapun bagi orang-orang kafir, ia jga akan ditanyai denganpertanyaan yang sama. Namun, ia hanya bisa menjawab, “a.. a... aku tidak tau” sehingga Allah memerintahkan untuk diberikan hamparan dari neraka kepadanya, sehingga keluarlah angin yang panas, lalu disempitkan kuburannya, sehingga hacurlah tulang-tulangnya. Lalu datanglah laki-laki yang berwajah buruk dengan pakaian yang mengeluarkan aroma busuk dan berkata, “Bergembiralah kamu dengan hari yang buruk yang telah dijanjikan ini”. Lalu hamba tadi bertanya, “siapakah kamu ? wajah yang penuh dengan kejahatan”, orang tadi menjawab, “aku adalah amal burukmu”. Orang tadipun berdo’a, “Ya Allah, janganlah Engkau datangkan hari Kiamat” (H.R. Ahmad)

Teman-teman yang dirahmati Allah. Baarokallaahu fiykum
Dari hadits tadi kita semua tau, bahwasannya nanti di alam kubur, kita akan ditemani oleh seseorang. Yaitu, seseorang yang merupakan wujud dari amalan-amalan yang kita lakukan di dunia ini. Apabila kita hendak ditemani oleh amalan sholih, maka hendaknya kita bersemangat dalam berbuat kebaikan dan meminimalisir keburukan. Kita juga tau, bahwasannya banyak sekali cara atau jalan agar kita mendapatkan pahala. Namun, terkadang kita malah menjauh darinya serta malah lebih memilih dunia yang hampa ini.

Teman-temankku yang dirahmati Allah. Baarokallaahu Fiy Kum

Demikian juga apabila kita di perintahkan untuk berbuat sesuatu oleh Allah dan RasulNya, lalu dijanjikan dengan balasan yang sangat berharga dibanding dunia ini,  kemudian kita mengabaikannya dan seakan menganggap remeh hal itu. Tapi, jikalau kita diperintahkan oleh sesama manusia, lalu dijanjikan dengan uang 100 ribu misalnya, kemudian kita begitu semangat dalam mengerjakannya, dengan harapan mendapatkan uang itu. Betul begitu teman-teman? Laa hawlaa walaa quwwata illa billah.

Teman-temankku yang dirahmati Allah. Baarokallaahu Fiy Kum

Padahal kita seharusnya lebih mengutamakan balasan Allah dan RasulNya daripada balasan yang diberikan oleh manusia. Dan terkadang kita juga terlalaikan oleh balasan yang tampak daripada yang belum tampak. Sehingga kita cenderung lebih bersemangat untuk mengejar dunia daripada akhirat.

Teman-temankku yang dirahmati Allah. Baarokallaahu Fiy Kum

Maka dari itu, marilah kita semua mulai menyadarkan diri, bahwasannya kita ini adalah lemah tak berdaya, yang sering dibuat lalai oleh kesenangan dunia, sehingga lupa dengan urusan akhirat. Kita juga jarang sekali melihat kondisi hati, dengan kadar iman yang berubah tiada henti, karena maksiat yang melalaikan diri.
Maka dari itu, marilah kita berusaha untuk memperbanyak amal shalih semampu kita, sehingga kelak kita ditemani oleh sesosok yang indah dan harum, yang datang untuk memberikan kabar gembira dengan surga yang telah dijanjikan. Maka dari itu wahai saudaraku, jangan kau tinggalkan kekasihmu, yang berasal dari amal-amal sholih yang pernah kau lakukan

Demikian yang dapat saya sampaikan, kurang lebihnya saya mohon maaf.
Wassalaamu’alaikum Warohmatullaah Wabarokaatuhu
Salam FORDA!!! (Ashidqi –XII Agama-)



BULETIN FORDA MAN GODEAN EDISI 010, "7 GOLONGAN YANG DINAUNGI ALLAH"

 
 "7 GOLONGAN YANG DINAUNGI ALLAH"
Bismillaahirrohmaanirrohiim
Assalaamu’alaikum Warohmatullah Wabarokaatuhu
Alhamdulillaah, washolaatu wassalaamu ‘ala Rasulillah. Amma ba’du
Teman-temanku yang dirahmati Allah. Apa kabar semuanya? Mudah-mudahan dalam keadaan baik dan sehat semuanya. Aamiin
Pada kesempatan ini, Bulletin FORDA MAN GODEAN akan menyampaikan sebuah ulasan singkat yang berjudul “7 Golongan Orang Yang Dinaungi Allah”. Dengan harapan dapat bermanfaat bagi kita semuanya. Aamiin

Teman-teman yang dirahmati oleh Allah. Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda terkait 7 golongan orang yang akan diberikan naungan oleh Allah disaat tidak ada naungan kecuali naunganNya:

سَبْعَةٌ يُظِلُّهُمُ اللهُ فِي ظِلِّهِ يَوْمَ لاَ ظِلَّ إِلاَّ ظِلُّهُ: إِمَامٌ عَادِلٌ, وَشَابٌّ نَشَأَ فِي عِبَادَةِ اللهِ, وَرَجُلٌ قَلْبُهُ مُعَلِّقٌ بِالْمَسَاجِدِ, وَرَجُلاَنِ تَحَابَّا فِي اللهِ اجْتَمَعَا عَلَيْهِ وَتَفَرَّقَا عَلَيْهِ, وَرَجُلٌ دَعَتْهُ امْرَأَةٌ ذَاتُ مَنْصَبٍ وَجَمَالٍ فَقَالَ: إِنِّي أَخَافُ اللهَ, وَرَجُلٌ تَصَدَّقَ بِصَدَقَةٍ فَأَخْفَاهَا حَتَّى لاَ تَعْلَمُ شِمَالُهُ مَا تُنْفِقُ يَمِيْنُهُ, وَرَجُلٌ ذَكَرَ اللهَ خَالِيًا فَفَاضَتْ عَيْنَاهُ. رواه البخاري

 Artinya : “Ada tujuh golongan manusia yang akan mendapat naungan Allah pada hari yang tidak ada naungan kecuali naungan-Nya. Pemimpin yang adil, Seorang pemuda yang menyibukkan dirinya dengan ibadah kepada Rabbnya, Seorang yang hatinya selalu terikat pada masjid, Dua orang yang saling mencintai karena Allah Subhanahu wa Ta’ala, berkumpul dan berpisah karena Allah pula, Seorang lelaki yang di ajak zina oleh wanita yang kaya dan cantik tapi ia menolaknya seraya berkata Aku takut kepada Allah, Seseorang yang bersedekah dengan menyembuyikannya hingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diinfaqkan oleh tangan kanannya, serta Seorang yang berdzikir kepada Allah di kala sendiri hingga kedua matanya basah karena menangis.”
(Shohih Bukhari, Hadits no 620).


Bapak/Ibu dan teman-teman yang dirahmati Allah.
Disini saya akan memperjelas satu-persatu tentang 7 golongan diatas.

1. Pemimpin Yang Adil
Pemimpin yang adil adalah pemimpin yang berhukum ditengah-tengah manusia berdasakan kebenaran bukan semata-mata mengikuti hawanafsu semata. Sebagaimana yang Allah gambarkan dalam surat shad ayat 26, Allah berfirman:
“Hai Daud, sesungguhnya Kami menjadikan kamu khalifah (penguasa) di muka bumi, maka berilah keputusan (perkara) di

antara manusia dengan adil dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu, karena ia akan menyesatkan kamu dari jalan Allah. Sesungguhnya orang-orang yang sesat darin jalan Allah akan mendapat azab yang berat, karena mereka melupakan hari perhitungan.(QS. Shaad:26)

antara manusia dengan adil dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu, karena ia akan menyesatkan kamu dari jalan Allah. Sesungguhnya orang-orang yang sesat dari jalan Allah akan mendapat azab yang berat, karena mereka melupakan hari perhitungan” (QS. Shaad:26)

2. Para Pemuda Yang Tumbuh Berkembang Dalam Beribadah Kepada Allah
Dizaman yang mana para pemuda mereka lalai dan tenggelam dalam fitnah dunia, namun ia tetap istiqomah berpegang terhadap agamanya, tekun dan taat beribadah menghamba kepada Robbnya. Pantaslah kalau ia mendapatkan janji Allah yang sangat agung, dikarenakan susahnya menerapkan dan mengamalkan hal tersebut apalagi dizaman yang pergaulan kian hari kian runyam dan ditambah lagi dengan gejolak darah muda yang gampang tersulut oleh dahsyatnya seruan-seruan syahwat. Na’udzubillah

3. Orang Yang Hatinya Selalu Terkait Kepada Masjid
Yaitu mereka yang hatinya selalu terikat dengan masjid. Apabila tiba waktunya sholat, mereka bersegera datang ke masjid untuk melaksanakan perintah Allah. Dan ketika ia keluar dari masjid, hatinya seakan merasa ada hal yang kurang, karena telah keluar dari masjid yang dia cintai.

4. Dua Insan Yang Saling Mencintai Karena Allah, Bertemu Dan Berpisah KarenaNya
   Yakni, 2 orang yang saling mencintai dikarenakan keutamaan yang ada pada diri-diri mereka. Sehingga, tidaklah mereka bersatu melainkan karena ikatan cinta yang Allah tanamkan dihati mereka.
Dalam sebuah hadits, Sahabat Abu Hurairah meriwayatkan, bahwasanya Rasulullah bersabda:
“Tidaklah kalian masuk surga hingga kalian beriman. Dan tidaklah kalian beriman hingga saling menyayangi antara satu sama lain. Mahukah kalian aku tunjukkan suatu amalan yang jika kalian kerjakan niscaya kalian akan saling menyayangi antara satu sama lain? Sebarkanlah salam sebanyak-banyaknya diantara kalian” . (HR. Muslim)

5. Seorang Lelaki Yang Di Ajak Berzina Oleh Wanita Yang Kaya Dan Cantik Tapi Ia Menolaknya Seraya Berkata “Aku Takut Kepada Allah”
     Masih ingatkah kita tentang kisah Nabi Yusuf, tatkala beliau digoda dan diajak berzina oleh wanita yang amat cantik dan kaya? Nabi Yusuf menolak untuk melakukannya karena ia takut kepada Allah. Sebagaimana dikisahkan dan diabadikan kisahnya dalam al-qur’an surat yusuf ayat:23,

Allah berfirman:
“Dan wanita (Zulaikha) yang Yusuf tinggal di rumahnya menggoda Yusuf untuk menundukkan dirinya (kepadanya) dan dia menutup pintu-pintu, seraya berkata: “Marilah ke sini.” Yusuf berkata: “Aku berlindung kepada Allah, sungguh tuanku telah memperlakukan aku dengan baik.” Sesungguhnya orang-orang yang zalim tiada akan beruntung.” (QS. Yusuf: 23)

6. Seseorang Yang Bersedekah Dengan Menyembunyikannya Hingga Tangan Kirinya Tidak Mengetahui Apa Yang Diinfaqkan Oleh Tangan Kanannya. Maksudnya adalah, ketika mereka bersedekah, mereka berusaha agar orang lain tidak mengetahuinya, sehingga hanya dirinyalah dan Allah yang mengetahuinya.

7. Seorang yang berdzikir kepada Allah di kala sendiri hingga kedua matanya basah karena menangis.
Yaitu mereka yang berdzikir kepada Allah, menyendiri di dalam kesunyian, kemudian ia menitikan air matanya dikarenakan mengingat Allah –Subhanahu Wata’ala-
Demikian yang dapat saya sampaikan, kurang lebihnya saya mohon maaf.
Wassalaamu’alaikum Warohmatullaah Wabarokaatuhu
Salam FORDA!!! (Ashidqi –XII Agama-)